ads

Seorang Suami sembunyikan Bitcoin senilai $500.000 Selama Proses Perceraian

Penyelidik forensik yang berspesialisasi dalam mata uang kripto menemukan $500.000 dalam bitcoin. 

Seorang suami sembunyikan bitcoin senilai $500.000 selama perceraian, tetapi ditemukan oleh penyelidik forensik yang berspesialisasi dalam mata uang kripto. 

Sang istri, Sarita (nama samaran), yang telah menikah selama 10 tahun, meminta bantuan seorang akuntan forensik dan menghabiskan 6 bulan penemuan untuk melacak 12 bitcoin, senilai setengah juta dolar, dalam dompet crypto yang sebelumnya dirahasiakan oleh suaminya. 

Cryptocurrency telah menciptakan tantangan baru dalam kasus perceraian, karena seringkali sulit untuk dilacak dan diatur. Token privasi, seperti monero, dash, dan zcash, dapat mengaburkan detail transaksi, membuatnya hampir mustahil untuk dilacak. Pemburu kripto menggunakan analisis forensik komputer atau ponsel untuk mengidentifikasi alamat dompet dan menganalisis blockchain untuk melacak aset. 

Proses pelacakan aset kripto telah menjadi bagian penting dari praktik penyelidik forensik dan pengacara perceraian, dengan semakin banyaknya kasus yang melibatkan mata uang kripto. Namun, undang-undang tersebut masih mengejar kompleksitas cryptocurrency, dan pengacara sering berjuang untuk mengedukasi pengadilan dan menemukan ahli yang tepat.

Pengacara perceraian sekarang meminta informasi tentang kepemilikan crypto melalui panggilan pengadilan dari bursa terpusat. Mereka juga mencari dompet perangkat keras atau perangkat komputasi yang dapat digunakan untuk cold storage. Dalam kasus perceraian, keberadaan cryptocurrency biasanya dapat dibuktikan melalui blockchain, yang dapat dilihat oleh semua orang. 

Bahkan jika dana dipindahkan ke cold storage, dana tersebut tetap dapat dilacak di blockchain. Namun, komplikasi muncul saat dana ditransfer melintasi blockchain yang berbeda atau saat individu menggunakan teknik kebingungan seperti pertukaran koin.

Sifat teknologi cryptocurrency yang terus berkembang membuat penyelidik sulit untuk mengikutinya. Menilai aset cryptocurrency selama proses perceraian juga sulit karena volatilitas pasar.

Sumber :

https://www.cnbc.com