ads

Sam Bankman-Fried Menuju ke Penjara Karena Merusak Bukti

Sam Bankman-Fried Menuju ke Penjara Karena Merusak Bukti
Sam Bankman-Fried Menuju ke Penjara Karena Merusak Bukti

Hakim federal, Lewis A. Kaplan, dari Manhattan  mengeluarkan putusan Jumat sore atas permintaan jaksa untuk mencabut jaminan Bankman-Fried. 

Keputusan ini muncul berdasarkan dugaan serius intimidasi terhadap seorang saksi, yang mana Bankman-Fried diduga terlibat dengan menyerahkan entri buku harian pribadi mantan CEO Alameda Research, Caroline Ellison, kepada seorang wartawan.

Dilansir dari BeinCrypto, dokumen rahasia yang bocor dari Bankman-Fried menjadi pusat perhatian. Sebuah artikel kontroversial di New York Times yang mengutip entri buku harian Ellison, telah memicu perdebatan tentang kebebasan berbicara.

Di dalam entri itu, Ellison mengungkapkan kegelisahan dan keraguan pribadinya tentang pekerjaannya sebagai CEO. Tudingan dari jaksa bahwa pembocoran dokumen ini merupakan upaya intimidasi terhadap saksi dalam persidangan mendatang menjadi sorotan.

Baca Juga : Bagaimana Penambangan Bitcoin Setelah Halving?

Namun, perspektif yang beragam juga muncul. Banyak pihak, termasuk staf New York Times, membela Bankman-Fried atas alasan kebebasan berbicara. Kontroversi ini pun menimbulkan pertanyaan mendalam tentang batasan kebebasan media dan dampaknya terhadap aliran informasi dalam masyarakat.

Kisruh ini membawa industri kripto kembali ke titik sorotan, mengingat eksposur yang luas dan dampak yang mungkin ditimbulkannya. Tantangan perundangan dan etika menjadi pertanyaan besar, sementara Bankman-Fried dan kasusnya menjadi kisah menarik yang akan terus diikuti. [VT]