ads

Robert Kiyosaki: Bitcoin Sebagai Perlindungan Terbaik Menuju Era Hiperinflasi

Robert Kiyosaki: Bitcoin Sebagai Perlindungan Terbaik Menuju Era Hiperinflasi
Robert Kiyosaki: Bitcoin Sebagai Perlindungan Terbaik Menuju Era Hiperinflasi

Robert Kiyosaki, penulis yang dikenal melalui karya “Rich Dad Poor Dad”, memperingatkan para investor untuk mempersiapkan diri menghadapi ancaman hiperinflasi, dengan menekankan bahwa dalam situasi ini, bitcoin dianggap sebagai “pelindung terbaik” bagi keuangan mereka.

Menurut pandangan Kiyosaki, cryptocurrency, seperti bitcoin, dianggap sebagai “mata uang masyarakat” yang tidak terpengaruh oleh intervensi pemerintah dalam menentukan nilainya.

“Namun saya yakin bitcoin adalah perlindungan terbaik Anda karena bitcoin adalah uang rakyat yang berarti masyarakatlah yang mengendalikan nilai bitcoin, bukan pemimpin kita,” ujar Kiyosaki.

Dalam salah satu kiriman di media sosial platform X pada hari Minggu lalu, Kiyosaki berbagi pengalaman bahwa kunjungannya ke Jerman adalah untuk memperingati 100 tahun sejak 1923, masa di mana terjadi hiperinflasi yang kemudian membawa Adolf Hitler ke tampuk kekuasaan.

Kiyosaki bukanlah sosok yang baru dalam memberikan peringatan mengenai dampak dari hiperinflasi. Sebelumnya, pada bulan September, ia menggambarkan dalam platform X bahwa “Banyak yang berpikir bahwa saat terjadi hiperinflasi, harga-harga akan naik. 

Tetapi sebenarnya, hiperinflasi mengindikasikan bahwa daya beli dari uang yang dimiliki akan merosot. Jangan menjadi korban. Investasikan dalam emas, perak, & bitcoin agar Anda bisa menjadi pemenang, bukan korban.”

Baca Juga : Bitcoin Naik 3% Gara-Gara Presiden Argentina Baru Pro-Crypto

Robert Kiyosaki terus menyoroti urgensi memahami dan menghadapi potensi hiperinflasi dengan penekanan kuat pada perlunya mengamankan investasi melalui aset-aset yang dianggapnya tangguh, seperti emas, perak, dan terutama bitcoin.

Pengalaman pribadinya di Jerman untuk memperingati periode hiperinflasi tahun 1923 memberikan landasan kuat bagi peringatannya. Dia menekankan bahwa hiperinflasi bukan sekadar kenaikan harga, melainkan penyusutan nilai daya beli uang yang dimiliki individu.

Dalam pesannya, Kiyosaki terus mendorong orang untuk bergerak dari status “pecundang” ke “pemenang” dengan mengalihkan investasi mereka ke dalam aset-aset yang, menurutnya, akan bertahan dalam kondisi ekonomi yang tidak stabil. [RH]