ads

Robert Kiyosaki Bersikeras Dolar AS Akan Mati Saat Mendekati KTT BRICS Mendekati, 41 Negara Akan De-Dolarisasi

Robert Kiyosaki Bersikeras Dolar AS Akan Mati Saat Mendekati KTT BRICS Mendekati, 41 Negara Akan De-Dolarisasi
Robert Kiyosaki Bersikeras Dolar AS Akan Mati Saat Mendekati KTT BRICS Mendekati, 41 Negara Akan De-Dolarisasi

Penulis terkenal Rich Dad Poor Dad, Robert Kiyosaki, kembali mengingatkan dunia tentang nasib akhir dolar AS. Buku yang ditulisnya bersama Sharon Lechter pada tahun 1997 ini telah menjadi bestseller di New York Times selama lebih dari enam tahun dan telah terjual lebih dari 32 juta eksemplar di lebih dari 109 negara dengan lebih dari 51 bahasa.

Dilansir dari Bitcoin.com, pada hari Rabu, melalui akun Twitter-nya, Kiyosaki menyampaikan informasi menarik bahwa sekitar 41 negara akan berkumpul di Afrika Selatan pada tanggal 22 Agustus untuk membahas de-dolarisasi dunia.

Menurutnya, negara-negara BRICS (Brasil, Rusia, India, Cina, dan Afrika Selatan) berencana untuk meluncurkan mata uang baru yang akan dikenal sebagai “bric.” Dia juga mencatat bahwa setiap unit bric akan di-backup oleh 1 ons emas.

Acara KTT BRICS ini dijadwalkan berlangsung pada tanggal 22-24 Agustus di Johannesburg, dengan tuan rumah tahun ini adalah Afrika Selatan. Anil Sooklal, seorang diplomat dari Afrika Selatan yang mengawasi hubungan BRICS, mengungkapkan bahwa lebih dari 40 negara telah menyatakan minat untuk bergabung dengan blok ekonomi ini, dan dari jumlah tersebut, 22 negara telah mengajukan permohonan resmi.

Sooklal juga menambahkan bahwa 69 pemimpin, termasuk pemimpin dari negara-negara Afrika dan badan-badan Global Selatan utama, telah diundang untuk hadir dalam KTT Agustus ini. Namun, dia menekankan bahwa tidak ada pemimpin negara-negara Barat yang menerima undangan, termasuk Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang awalnya berminat untuk hadir tetapi mendapat tentangan dari Rusia.

Baca Juga : Dompet Kripto “Beam” dengan Teknologi Web3

Dalam acara tersebut, mata uang bersama BRICS sebenarnya tidak akan menjadi topik utama yang dibahas, karena fokus utamanya adalah pada usaha de-dolarisasi dan penggunaan mata uang nasional dalam transaksi perdagangan.

Mengenai mata uang BRICS yang diusulkan, Kiyosaki menyebutnya sebagai “bric,” istilah yang juga sering digunakan oleh temannya dan pakar keuangan, Jim Rickards. Rickards, yang merupakan penulis buku “Sold Out: Bagaimana Rusaknya Rantai Pasokan, Inflasi yang Melonjak, dan Ketidakstabilan Politik Akan Menenggelamkan Ekonomi Global,” juga telah meramalkan bahwa mata uang baru ini akan di-backup oleh emas.

Ini bukan kali pertama Kiyosaki memberikan peringatan mengenai kehancuran dolar AS. Pada awal bulan ini, dia telah menyatakan bahwa kehancuran dolar AS akan segera terjadi, dan dia meramalkan hal ini akan terjadi bersamaan dengan peluncuran mata uang yang didukung oleh emas dari negara-negara BRICS.

Perkembangan situasi ini menarik perhatian banyak pihak karena dapat berdampak signifikan pada sistem moneter global. Kita harus menyaksikan bagaimana KTT BRICS ini akan berjalan dan dampaknya terhadap posisi dolar AS dalam perekonomian dunia.