ads

OJK Membuat Rencana Matang untuk Pengawasan Aset Kripto

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat ini sedang aktif menyusun master plan yang akan menjadi panduan dalam transisi pengawasan aset kripto dari Bappebti ke OJK. 

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi, mengungkapkan bahwa pengawasan terhadap aset kripto akan diserahkan sepenuhnya ke OJK paling lambat mulai bulan Januari 2025.

Hal ini di ungkapkan Fawzi sesuai dengan mandat Undang-Undang Nomor 4/2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

“Dalam master plan juga akan tertuang bagaimana posisi dan guidelines kebijakan OJK dengan melihat salah satu elemen market infrastructure di aset kripto yang saat ini sudah ada proses penerbitan izinnya di Bappebti, yaitu Bursa Kripto,” ujar Fawzi dikutip dari Bisnis.

Master plan yang sedang disusun akan mencakup pengaturan dan pengembangan yang komprehensif terkait aset keuangan digital dan kripto. Ini termasuk aspek pengawasan, perizinan, dan fungsi inovasi. 

“Kalau ditanyakan kira-kira ke depannya seperti apa, mungkin kami cukup optimistis bahwa sebetulnya aset keuangan digital dan aset kripto ini sejalan dengan apa yang ditunggu dan menjadi kebutuhan masyarakat,” tambah Fawzi.

Baca juga: Seeds Finance Menghadirkan Solusi Investor Milennial Dalam Berinvestasi dan Memperkaya Literasi Keuangan

Fawzi menekankan bahwa penyusunan master plan ini akan dilakukan secara cermat, dengan mematuhi semua regulasi yang berlaku terkait aset keuangan digital dan aset kripto.

Dia juga menambahkan bahwa tidak akan ada perubahan signifikan dalam proses penegakan hukum yang berkaitan dengan perdagangan kripto. OJK akan tetap bekerja sama dengan lembaga penegak hukum lainnya seperti yang telah dijalin sebelumnya.

Sementara OJK berupaya memperkuat regulasi terkait aset kripto, Fawzi tidak bisa mengabaikan pertumbuhan pesat instrumen ini. Data terbaru hingga Mei 2023 menunjukkan bahwa jumlah investor kripto telah mencapai angka 17 juta user.

Dengan master plan yang sedang disusun, diharapkan pengawasan aset kripto di Indonesia akan menjadi lebih kuat dan terstruktur untuk menghadapi tantangan dan potensi pertumbuhan di masa mendatang. [RH]