ads

Hashrate Bitcoin Kembali naik Seiring Kenaikan Harganya

Hashrate Bitcoin Kembali naik Seiring Kenaikan Harganya
Hashrate Bitcoin Kembali naik Seiring Kenaikan Harganya

Hashrate Bitcoin, yang saat ini mencapai 487 EH/s, menunjukkan tren positif untuk keamanan jaringan. Metrik ini mengukur kekuatan komputasi yang didedikasikan untuk menambang blok baru dan mengamankan jaringan Bitcoin. 

Dengan hashrate yang lebih tinggi, jaringan menjadi lebih kuat dan tahan terhadap potensi serangan. Penyesuaian tingkat kesulitan yang akan datang pada tanggal 23 Desember diperkirakan berkisar antara peningkatan 1,64% hingga 4,5%. 

Penyesuaian kesulitan adalah mekanisme yang dirancang untuk mempertahankan waktu pembuatan blok yang konsisten sekitar 10 menit. 

Saat hashrate berfluktuasi, tingkat kesulitannya disesuaikan untuk memastikan bahwa blok tidak dihasilkan terlalu cepat atau terlalu lambat. Penyesuaian ini membantu menjaga stabilitas dan integritas jaringan Bitcoin.

Puncak harga hash baru-baru ini sebesar $112 per petahash per detik (PH/s) dapat dikaitkan dengan kenaikan biaya transfer onchain. 

Seiring meningkatnya permintaan transaksi Bitcoin, pengguna bersedia membayar biaya lebih tinggi untuk memprioritaskan transaksi mereka. 

Pasar biaya yang meningkat ini memberi insentif kepada para penambang untuk mendedikasikan lebih banyak daya komputasi ke jaringan, sehingga menghasilkan harga hash yang lebih tinggi.

Waktu pembuatan blok di jaringan Bitcoin berfluktuasi antara 8 menit dan 6.6 detik hingga 9 menit dan 35 detik. Variasi ini merupakan konsekuensi alami dari sifat dinamis jaringan dan keacakan yang terjadi dalam proses penambangan. Namun, waktu pembuatan blok secara keseluruhan masih mendekati target 10 menit.

Meskipun harga Bitcoin mengalami penurunan, biaya transaksi telah melonjak dalam beberapa minggu terakhir. Pada tanggal 6 Desember, biaya rata-rata melebihi $27 per transaksi, dan pada tanggal 14 Desember mencapai sekitar $25 per transaksi. 

Peningkatan biaya transaksi ini dapat dikaitkan dengan tingginya permintaan transaksi Bitcoin dan terbatasnya ruang blok yang tersedia. Akibatnya, pengguna bersedia membayar biaya lebih tinggi untuk memastikan transaksi mereka disertakan tepat waktu.

Baca Juga : Tidak Hanya Listrik Dan Air, Tambang Bitcoin Juga Memerlukan Banyak Udara

Selain itu, saat ini terdapat simpanan 230,000 hingga 265,000 transaksi yang belum dikonfirmasi pada 14-16 Desember 2023. Simpanan ini semakin menyoroti tingginya permintaan transaksi Bitcoin dan tantangan yang terkait dengan skalabilitas.

Perkembangan ini menyoroti sifat dinamis pasar mata uang kripto dan dampaknya terhadap masa depan Bitcoin. Ketika Bitcoin terus diadopsi dan digunakan secara luas, Bitcoin akan menghadapi tantangan terkait skalabilitas, biaya transaksi, dan keamanan jaringan. 

Namun, upaya berkelanjutan untuk meningkatkan teknologi dan infrastruktur seputar Bitcoin bertujuan untuk mengatasi tantangan ini dan memastikan kelangsungan jaringan dalam jangka panjang. [RH]