ads

Harga Bitcoin Turun 2% Akibat Kenaikan Suku Bunga Fed

Harga Bitcoin Turun 2% Akibat Kenaikan Suku Bunga Fed
Harga Bitcoin Turun 2% Akibat Kenaikan Suku Bunga Fed

Harga Bitcoin mengalami penurunan sebesar 2% pada 6 Oktober ketika pasar keuangan global dibuka di Wall Street. Penurunan ini terjadi sebagai dampak dari lonjakan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed) yang menyebabkan goncangan di pasar.

Pada pembukaan Wall Street tersebut, Bitcoin mengalami pengujian ulang dengan harga turun hingga mencapai $27.000. Pemicu utama dari penurunan ini adalah data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang dianggap sebagai “wildcard” atau faktor tak terduga yang mengguncang pasar finansial.

Data dari Cointelegraph Markets Pro dan TradingView terus memantau pergerakan harga Bitcoin selama periode ini. Dalam satu candle per jam, harga Bitcoin turun sebanyak 2,1%. 

Namun, tidak lama setelahnya, terjadi rebound yang mengembalikan harga Bitcoin ke level $27.700, yang sebelumnya menjadi zona yang diminati oleh para investor sebelum rilis data ekonomi.

Volatilitas yang terjadi di pasar mata uang kripto ini juga terkait dengan laporan non-farm payrolls (NFP) Amerika Serikat untuk bulan September. 

NFP melonjak hampir dua kali lipat dari perkiraan sebelumnya, mencapai angka 336.000 dibandingkan dengan perkiraan sekitar 170.000. 

Lonjakan yang tajam ini menjadi sumber perhatian besar bagi para pelaku pasar, yang harus mencerna informasi ini dalam konteks investasi mereka.

Kenaikan suku bunga oleh Fed memiliki dampak yang signifikan pada berbagai aset finansial, termasuk mata uang kripto seperti Bitcoin. 

Baca Juga : Kenapa Banyak Orang Masih Enggan Percaya Bitcoin?

Investor dan analis terus mengawasi perkembangan pasar dengan cermat untuk menilai bagaimana kebijakan moneter yang lebih ketat ini akan memengaruhi harga Bitcoin dan pasar kripto secara keseluruhan.

Dalam suasana yang terus berubah di pasar keuangan global, Bitcoin tetap menjadi sorotan utama dengan pergerakan harga yang seringkali dramatis, menjadikannya aset yang menarik perhatian para investor dan pengamat pasar di seluruh dunia.

Ketidakpastian tetap mengelilingi Bitcoin dan mata uang kripto lainnya karena pasar terus menilai dampak suku bunga Fed yang lebih tinggi, sambil mencermati berita dan peristiwa ekonomi yang dapat memengaruhi pergerakan harga mereka di masa depan. [RH]