ads

Coinbase, Robinhood, dan Regulator Komoditas AS Bersaksi di Kongres untuk Bahas RUU Cryptocurrency

oinbase, Robinhood, dan Regulator Komoditas AS Bersaksi di Kongres untuk Bahas RUU Cryptocurrency
oinbase, Robinhood, dan Regulator Komoditas AS Bersaksi di Kongres untuk Bahas RUU Cryptocurrency

Coinbase, Robinhood, dan perwakilan dari regulator komoditas Amerika Serikat akan memberikan kesaksian di hadapan Kongres pada 6 Juni untuk membahas RUU baru terkait cryptocurrency.

Mereka akan membagikan pandangan perusahaan mereka atau agensi terkait tentang RUU tersebut, yang dapat mengklasifikasikan beberapa token kripto sebagai komoditas digital.

Kepala Kantor Hukum Coinbase, Paul Grewal, menyatakan dalam pernyataannya pada 5 Juni bahwa ia akan memberikan kesaksian di depan Komite Pertanian DPR mengenai Draf Diskusi Struktur Pasar Aset Digital yang dirilis pekan lalu.

Saksi-saksi lain yang diundang untuk memberikan kesaksian termasuk mantan ketua CFTC Chris Giancarlo, mantan komisaris CFTC Dan Berkvitz, dan pendiri FIAconnect Walt Lukken.

Grewal memberikan gambaran mengenai fokus kesaksian pribadinya melalui unggahan di Twitter pada 5 Juni. Ia menyatakan bahwa Amerika Serikat tertinggal dalam hal cryptocurrency, sementara pasar lain memanfaatkan keberadaan mereka dan mengembangkan peraturan yang memungkinkan industri ini tumbuh.

Grewal menekankan perlunya memiliki peraturan yang jelas di Amerika Serikat agar potensi penuh cryptocurrency dapat terwujud. Ia juga mendukung RUU crypto yang diusulkan, yang menurutnya merupakan langkah maju dalam memberikan kejelasan peraturan.

Baca Juga : SEC Gugat Binance dan Pendirinya CZ Atas Tuduhan Mengalihkan Dana Pengguna

Draf Diskusi Struktur Pasar Aset Digital, yang dirilis pada 2 Juni, merupakan bagian dari upaya anggota kongres Republik Patrick McHenry dan Glenn Thompson untuk mengatur aset digital dengan memberikan kerangka kerja hukum yang jelas, mengisi celah peraturan, dan mendorong inovasi sambil melindungi konsumen.

Grewal menyambut baik draf tersebut sebagai langkah maju yang penting dan meminta kerjasama dari anggota parlemen untuk segera bertindak.

Tindakan ini sejalan dengan usaha Coinbase dalam memperoleh pedoman peraturan yang lebih jelas untuk sektor kripto. Kesaksian ini juga muncul satu hari setelah Binance, bursa kripto pesaing, didakwa oleh SEC Amerika Serikat dengan 13 tuduhan.

Dilansir dari Cointelegraph, Grewal dalam ringkasan kesaksiannya, menyatakan bahwa aset digital tidak cocok dengan satu kategori peraturan yang ada, dengan beberapa di antaranya dapat diklasifikasikan sebagai komoditas, sekuritas, atau tidak masuk ke dalam kategori yang ada.

Ia menekankan perlunya memiliki kerangka peraturan yang melindungi konsumen dan mendukung perkembangan teknologi baru ini, mengingat lebih dari 20% warga Amerika memiliki dan menggunakan cryptocurrency.

Sumber : cointelegraph.com