ads

Akankah Fenomena ‘Uptober’ Terjadi Lagi Tahun ini?

Akankah Fenomena ‘Uptober’ Terjadi Lagi Tahun Ini?
Akankah Fenomena ‘Uptober’ Terjadi Lagi Tahun Ini?

Ilustrasi Fenomena Bitcoin

Analisis menggunakan data Selasa (3/10) pukul 09:00 WIB

Mengawali bulan Oktober harga Bitcoin (BTC) sempat melesat ke atas USD 28.500 pada Senin (2/10), yang merupakan level tertinggi sejak enam minggu terakhir. Selain itu, Ethereum (ETH) juga sempat menguat mencapai USD 1,750 pada Senin (2/10) didorong sentimen peluncuran ETF Ethereum futures oleh beberapa manajer investasi. Namun, harga Bitcoin dan Ethereum kompak melemah pada Selasa (3/10) pukul 09:00 WIB, Bitcoin bertengger di harga USD 27.410 dan Ethereum (ETH) bergerak di kisaran USD 1.660. 

Selain itu, total kapitalisasi pasar Aset Kripto juga mengalami lonjakan di mana sempat mencapai angka USD 1,104 Triliun pada Senin pagi (2/10) yang merupakan level tertinggi sejak 29 Agustus lalu. Namun, pada Selasa (3/10) pukul 09:00 WIB total kapitalisasi pasar Aset Kripto kembali turun di bawah USD 1,1 triliun tepatnya bertengger di angka USD 1,064.

Sebelumnya, sepanjang bulan September pergerakan Bitcoin menunjukkan rentang perdagangan yang cukup fluktuatif bergerak kisaran USD 24.905 – USD 27.485 dengan Bitcoin akhirnya berhasil menutup bulan September 2023  dengan  menguat sekitar 3,91%, menurut data Coinglass.

“Bitcoin telah berhasil menutup bulan September dengan positif, dimana ini pertama kalinya sejak tahun 2016. Bitcoin tampaknya juga berpotensi akan bisa melanjutkan tren positifnya Oktober, karena menurut pergerakan rata-rata harga Bitcoin di bulan Oktober dari 2013 hingga 2022 cenderung positif dengan rata-rata kenaikan sebesar 22,34%,”  kata Financial Expert Ajaib Kripto, Panji Yudha. 

“Fenomena kenaikan pasar Aset Kripto secara keseluruhan di setiap Oktober sering disebut “Uptober” di kalangan komunitas kripto. Terbukti bahwa, Bitcoin membukukan kenaikan positif dalam empat tahun terakhir di setiap bulan Oktober terakhir dan Bitcoin hanya turun hanya dua kali pada bulan Oktober selama satu dekade terakhir yaitu pada 2014 dan 2018 ,” ujar Panji.

Selain itu, Ethereum juga mencatat kenaikan positif pada bulan Oktober dalam empat tahun terakhir. Khususnya, kenaikan tertinggi terjadi pada Oktober 2021 naik sebesar 42,92% dan Oktober 2022 menguat sebesar 18,39%.

“Ethereum merupakan alternative coin (altcoin) yang paling besar secara kapitalisasi pasarnya didukung dengan jutaan pengguna jaringan Ethereum dan banyaknya aplikasi terdesentralisasi telah tercipta dengan memanfaatkan jaringan Ethereum, serta upgrade dari roadmap yang masih berkelanjutan akan semakin memperkuat dominasi Ethereum diatas altcoin lainnya. Adapun, mengawali Oktober 2023 ini Ethereum mendapat sentimen positif dari peluncuran ETF Ethereum Futures oleh sejumlah manajer investasi berpotensi dapat menjadi katalis pendorong Ethereum kembali naik sepanjang Oktober 2023 ini”.

Pekan ini, ETF Ethereum Futures selangkah lebih dekat untuk diluncurkan bagi para investor di AS,  diperkirakan akan ada 9 ETF Ether futures dari VanEck, Bitwise, ProShares, Valkyrie, Hashdex, dan Volatility Shares yang meluncur di AS pekan ini.  Perusahaan, Bitwise Asset Management meluncurkan perdagangan untuk dua ETF Ethereum Futures pada hari Senin setelah merevisi penerapannya untuk ETF Bitcoin Spot. Adapun, ProShares dan VanEck juga meluncurkan ETF Ethereum Futures  pada hari Senin (2/10).  Pekan lalu, Valkyrie mengumumkan rencana untuk meluncurkan Valkyrie Bitcoin dan Ether Strategy ETF (BTF) yang berganti nama pada 3 Oktober. 

Baca Juga : Ajaib Kripto: Adopsi Blockchain dan Akumulasi Bitcoin Masih Berlanjut di Tengah Ketidakpastian Pasar

“Adanya ETF Ethereum Futures akan memungkinkan investor tradisional untuk mendapatkan akses ke eksposur terhadap harga Ethereum tanpa harus secara langsung membeli dan menyimpan kripto tersebut. ETF adalah instrumen keuangan yang diperdagangkan di bursa seperti saham, sehingga lebih mudah bagi investor konvensional untuk berpartisipasi dan dapat tentunya juga meningkatkan likuiditas pasar kripto. Meski demikian, investor dan trader tentunya diharapkan untuk tetap waspada terhadap berita dan tetap mengikuti perkembangan pasar meski secara historis market kripto cenderung bullish di setiap Oktober”. 

Analisis Teknikal Bitcoin & Ethereum Minggu ini

BTC/USDT

Support: USD26.800

Resistance: USD 28.000

Selasa (3/10) pukul 09:00 WIB, BTC bertengger di harga USD 27.410 setelah Senin malam (2/10) sempat naik mencapai harga USD 28.500. Saat ini, BTC berpotensi untuk retest trendline di kisaran USD 26.800 – USD 27.350 dan apabila berhasil rebound maka kembali berpotensi naik menuju resistance USD 28.000. Selain itu, potensi kenaikan juga didukung adanya golden cross MA-20 yang bergerak memotong ke atas MA-50. Indikator Stochastic melemah menuju area centreline dan MACD histogram bar dalam momentum bullish terbatas.

ETH/USDT

Support: USD 1.630

Resistance: USD1.800

Pada Senin (2/10) ETH sempat rebound di area support 1.630 dan pada Selasa (12/9) pukul 09:00 WIB, ETH bertengger harga USD1.661. Selain rebound di area support, ETH juga saat ini telah mampu bertahan di atas MA-20 dan MA-50 nya dan terlihat adanya indikasi potensi terjadinya golden cross. Maka, selanjutnya ETH berpotensi akan menuju ke area MA-100 nya terlebih dahulu di angka USD 1.760 sebelum menuju area resistance di angka USD 1.800. Indikator stochastic bergerak melemah di area centreline  dan MACD histogram dalam momentum bullish terbatas. .

Disclaimer: Investasi Aset Kripto mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Kripto membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Aset Kripto. Harga Aset Kripto berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.