ads

Adakah Keuntungan dari Penambangan Bitcoin yang Semakin Sulit!

Adakah Keuntungan dari Penambangan Bitcoin yang Semakin Sulit!
Adakah Keuntungan dari Penambangan Bitcoin yang Semakin Sulit!

Penambangan Bitcoin semakin menjadi tugas yang semakin sulit bagi para penambang. Dalam hal ini, penambang harus mengeluarkan lebih banyak uang untuk menerima imbalan yang semakin sedikit. Namun, di tengah kesulitan ini, masih ada cara-cara yang dapat ditempuh untuk meraih keuntungan.

Salah satu peristiwa besar yang akan memengaruhi penambangan Bitcoin adalah Halving Bitcoin, yang tinggal tujuh bulan lagi menjelang tanggal pelaksanaannya pada bulan April 2024. 

Halving Bitcoin adalah proses penurunan separuh dari reward yang diberikan kepada penambang. Ini adalah kejadian yang terjadi kira-kira setiap empat tahun sekali dalam jaringan Bitcoin. 

Dalam proses ini, imbalan yang diberikan kepada penambang berkurang hingga setengahnya. Misalnya, jika sebelumnya seorang penambang mendapatkan 12,5 Bitcoin per blok yang berhasil ditambang, setelah Halving, mereka hanya akan mendapatkan 6,25 Bitcoin per blok. 

Ini adalah bagian dari sistem desain Bitcoin yang bertujuan untuk mengontrol suplai koin dan menghadirkan elemen deflasi dalam ekosistemnya.

Selain Halving, Bitcoin juga telah menyita perhatian melalui apa yang disebut sebagai Bitcoin Ordinals. Bitcoin Ordinals adalah prasasti atau metadata yang melekat pada setiap satoshi dalam jaringan Bitcoin. 

Ini adalah aset unik yang direkam secara permanen dalam blockchain Bitcoin, mirip dengan token nonfungible (NFT). Prasasti ini dapat memiliki nilai intrinsik, seperti informasi tentang transaksi atau pesan-pesan yang ingin ditambahkan oleh pengguna ke transaksi mereka. 

Baca Juga : Citigroup Sentuh Blockchain: Luncurkan Layanan Token Digital dan Sistem Blockchain Pribadi

Ketika Prasasti ini semakin diminati, biaya transaksi dalam jaringan Bitcoin juga naik ke level tertinggi yang baru. Ini bisa menjadi peluang untuk para penambang, terutama jika mereka memiliki akses ke Prasasti yang bernilai tinggi.

Namun, untuk memperoleh Prasasti Bitcoin Ordinals, pengguna biasanya harus berinteraksi dengan platform atau protokol yang bertanggung jawab atas Ordinals tersebut. 

Ini bisa melibatkan pembayaran atau penerbitan transaksi tertentu yang memiliki Prasasti yang diinginkan. Proses ini mungkin memerlukan pengetahuan teknis yang cukup dan dapat menjadi lebih mahal seiring dengan meningkatnya persaingan untuk mendapatkan Prasasti yang bernilai tinggi. [RH]